Month: June 2018

Film-film Adaptasi Novel Terbaik

Umumnya yang membuat sebuah karya novel diadaptasi menjadi sebuah film adalah mempunyai penjualan yang luar biasa. Tak jarang film-film demikian ini juga meraih penghargaan paling bergengsi untuk bidang perfilman seperti Oscar atau Academy Awards. Sejak zaman dahulu telah banyak film yang diproduksidari adaptasi novel, namun seringkali mengecewakan pembaca setianya karena tak dapat menyuguhkan cerita yang sesuai ekspektasi penonton.

 

Daftar film adaptasi terbaik

Bagi Anda penggemar film-film demikian ini, berikut adalah daftar film adaptasi terbaik sebagai referensi Anda.

 

The Godfather (1972)

Film ini mengangkat kisah tentang kehidupan keluarga mafia besar dan merupakan adaptasi dari novel dengan judul yang sama, karya Mario Puzo. Plot cerita ini berpusat  pada Michael Corleone, yang beralih profesi  dari seorang tentara menjadi ketua mafia. Alasannya karena ia adalah anak dari bos mafia terbesar, Vito Corleone yang berkuasa di New York. Walaupun hati nuraninya menolak terlibat dalam kehidupan bergelimang dosa tersebut, tapi Michael tak punya pilihan lain saat keluarganya dihancurkan sedikit demi sedikit oleh kelompok mafia lain musuh sang Ayah. Godfather mendapatkan beberapa penghargaan pada ajang Academy Award di tahun 1974.

 

Silence of the Lambs (1991)

Film horror thriller ini dibintangi oleh  Jodie Foster dan Antony Hopkins dan diadaptasi dari novel karya Thomas Harris dengan judul yang juga sama. Clarice Starling adalah seorang agen FBI yang tengah menyelidiki kasus pembunuhan berantai oleh seorang psikopat dengan  julukan Buffalo Bill. Untuk menemukan jawaban, ia diperbolehkan menginterogasi Dr. Hannibal Lecter, seorang tahanan yang sebelumnya berprofesi sebagai Psikiater dan dipenjara karena menjadi terdakwa pembunuhan berantai. Film bandar togel hk ini membuat kedua pemeran utamanya meraih piala Oscar, disamping pencapaiannya pada kategori-kategori lainnya.

 

Waralaba  James Bond (1962 – sekarang)

Penggemar film rasanya tak ada yang tidak mengenal agen FBI flamboyant dengan kode 007, James Bond. Mulai dari tahun 1962 hingga sekarang sudah ada 26 film James Bond yang diputar di layar lebar serta 7 orang actor yang membawakan sang agen tampan tersebut. Tak hanya para actor pemerannya yang mendapat perhatian istimewa di dunia hiburan, para aktris yang memerankan Bond girl pun tak luput dari sorotan tersebut. Tak hanya sukses secara financial, film-film James Bond kebanyakan juga sukses dari segi penerimaan kritikus. Film James Bond: Casino Royale (2006) misalnya, sukses meraih rating 94% dari Rotten Tomatoes.

 

Harry Potter (2001-2011)

Ketujuh seri novel penyihir remaja, Harry Potter dapat dikatakan merupakan novel yang paling diminati sepanjang sejarah. Kesuksesan tersebut dengan cepat diikuti oleh produksi filmnya mulai tahun 2001 dengan judul Harrry  Potter and the Sorcerer;s Stone hingga satu decade kemudian diakhiri oleh Harry Potter and the Deathly Hallows Part  2. Untuk seri yang terakhir tersebut, Rotten Tomatoes bahkan mengganjarnya dengan rating 96%, sementara untuk film-film lainnya rata-rata berada pada angka 84%.

 

Lord of the Rings (2001-2003)

Siapa sangka bahwa waralaba Lord of the Rings akan difilmkan mengingat kisahnya yang sangat kompleks. Pada akhirnya, sang sutradara, Peter Jackson sukses mengangkat cerita novel tersebut ke layar lebar dengan sangat mengesankan. Pada berbagai ajang perfilman, trilogy film ini bahkan sukses meraih 475 penghargaan dari 800 nominasi. Pada film terakhirnya yang berjudul The Lord of the Rings: The Return of the King (2003), berhasil meraih 11 piala Oscar. Hal ini belum pernah terjadi sebelumnya, terutama untuk film fantasi.

Ini Sambal Kegemaran Masyarakat Indonesia

Tanah air kita memang terkenal dengan kekayaan kulinernya, termasuk sambal yang sangat khas bagi masyarakat Indonesia. Beberapa jenis sambal yang cukup dikenal penggemar kuliner pedas adalah sambal terasi, sambal korek, sambal bawang, dan sambal roa. Menurut Murdijati Gardjito, Peneliti Ilmu Pangan Senior dari UGM, setiap daerah di tanah air mempunyai sambal khas-nya masing-masing. Pada riset teranyarnya ia mengumpulkan ada 322 jenis sambal di seluruh nusantara.

 

Sambal kesukaan masyarakat Indonesia

Secara umum sambal yang digemari masyarakat ternyata adalah sambal sederhana dengan resep dasar yang simple dan bisa dikembangkan menjadi jenis sambal yang lain. Hal ini dikatakan oleh Direktur Restoran Super Sambal, Yoyok, pada sela-sela seminar UGM tentang Kuliner Serba Pedas. Ia pun berkenan membocorkan tipe-tipe sambal yang paling diminati pelanggannya dari 84 jenis sambal yang tersedia. Jawabannya ternyata adalah sambal terasi dan sambal bawang, dengan omset setiap bulannya bisa mencapai hingga 1.2 juta porsi.

 

Para peringat 3 ada sambal terasi tomat serta sambal terasi goreng atau masak, lalu menyusul beragam jenis sambal modifikasi, misalnya sambal teri, sambal belut, sambal mangga, hingga sambal tempe. Di restoran Super Sambal Yoyok mengatakan bahwa yang dikeluarkan di menu hanya 25 jenis sambal dari keseluruhan sambal yang diracik.

 

Berikutnya, sisanya akan di-switch untuk diganti mana menu sambal yang kurang disukai. Hidangan pedas dari resto Super Sambal ternyata menjadi favorit masyarakat di kawasan Pantura, mulai dari kota Cirebon hingga Semarang. Selain itu kuliner pedas juga disukai di kawasan Jawa Barat, Jawa Timur, serta DKI Jakarta.

 

Sejak kapan orang Indonesia mengonsumsi sambal?

Sejak kapan sesungguhnya masyarakat di tanah air mulai mengonsumsi sambal? Titi Surti Nastiti, arkeolog Indonesia mengatakan bahwa sejak masa Kerajaan Mataram Kuno cabai telah menjadi komoditas mahal di pasar-pasar. Teks kuno Ramayana yang ditulis abad ke-10 menyebutkan bahwa cabai adalah buah yang bisa dimakan. Pada era Hindia Belanda, buku De Medicina Indorum (1631) karya Jacob de Bont yang merupakan ahli kesehatan serta obat-obatan tropis mencantumkan bahwa cabai merupakan barang konsumsi.

 

Van Overbeke bahkan menggubah syair tentang sambal sebagai campuran bahan bawang putih, jahe, kacang kedelai, dan cabai yang membuat perut berputar karena pedas. Orang-orang barat memang tak tahan dengan rasa pedas namun mereka menganggap bahwa sambal adalah hidangan togel online yang eksotis. Pada masa pendudukan VOC Belanda, pembantu lokal yang bisa membuat sambal yang enak untuk majikannya akan digaji tinggi. Pemerintah Hindia Belanda sampai perlu memberikan peringatan bagi warga negaranya yang ingin berkunjung ke Hindia Belanda akan bahaya sambal untuk pencernakan mereka.

 

Bagi orang Indonesia rasanya belum lengkap bila menyantap hidangan tanpa ditemani sambal. Tentu saja peningkatan harga cabai bisa menimbulkan keresahan bagi sebagian besar kalangan masyarakat. Para penggemar kuliner pedas memang seringkali mengonsumsi sambal untuk menambah selera makan. Bila berkesempatan bertandang ke luar negeri salah satu barang bawaan yang tak pernah ketinggalan dari orang Indonesia adalah sambal botol atau sachet. Inilah buktinya masyarakat di tanah air memang pecinta sambal sejati.

 

Menurut Lisa Virgiano, Brand Director Kaum, pada acara workshop pembuatan sambal di Jakarta beberapa waktu lalu, salah satu alasan mengapa masyarakat Indonesia kaya dengan jenis sambal adalah karena etnisnya yang sangat beraneka ragam dan banyak. Nusantara kita memiliki sekitar 300 etnis penduduk, bila satu etnis saja mempunyai sambal khas sejumlah 5 jenis, tentu jumlah keseluruhannya sangat banyak.

Rain Ungkap Persiapannya Jadi Detektif di Drama Sketch

Siapa yang tidak kenal dengan Rain? Aktor sekaligus penyanyi ini membeberkan secara eksklusif persiapannya dalam memerankan karakter seorang detektif dalam proyek drama terbarunya yang berjudul Sketch.

Cerita Sketch

Cerita Sketch ini pasalnya berfokus pada Kang Dong Soo yang diperankan oleh Rain. Ia adalah seorang detektif veteran yang handal yang ditinggal mati oleh kekasihnya. Ia bekerja dengan sebuah tim detektif juga untuk mencegah hal-hal yang ada di sketsa paranormal judi bola online bernama Yoo Shi Hyun yang diperankan oleh Lee Sun Bin supaya tak menjadi kenyataan.

Dalam sebuah wawancara eksklusifnya belakangan ini, Rain mengungkapkan bahwasanya dirinya sudah melakukan riset dengan menonton dan juga membaca karya-karya investigasi hanya demi memerankan karakternya ini dengan sangat baik dan pas.

Pria yang memiliki nama asli Jung Ji Hoon ini pun menjelaskan bahwasanya ia memikirkan karakter yang bisa dibilang cukup dalam, karena ia mesti menggambarkan sisi karismatik sekaligus sisi emosinal kesedihan dari seorang detektif.

“Cerita yang selalu ingin saya coba ada di skrip (drama Sketch ini),” ungkap Rain saat ia ditanyai tentang alasan mengapa ia mengambil peran dalam drama ini dilansir dari CNN Indonesia. ia pun mengaku bahwa ia senang bisa melakukan kerjasama lagi dengan aktor Lee Dong Gun. Kedua aktor ini sebelumnya sudah pernah beradu akting bersama dalam drama yang berjudul Sang Doo! Let’s Go To School.

“Saat Lee Dog Gun berakting, Anda bisa merasakan ikatan, bahkan juga tatapannya,” ujarnya lebih lanjut.

Suami dari aktris Korea Kim Tae Hee itu pun lantas mengungkapkan alasannya mengapa ia memilih untuk melakukan adegan aksi laga sendiri tanpa adanya bantuan dari stuntman. “Saat saya syuting di film Ninja Assassin, saya merasakan adanya perbedaan bahwa pemirsa mengetahui saat seorang aktor melakukan adegan (aksi laganya) sendiri ketimbang seorang stuntman. Saya rasa, berakting dalam adegan laga merupakan perpanjangan dari akting emosional,” imbuhnya saat menjelaskan.

Rain kemudian menambahkan bahwa Sketch ini akan menjadi sebuah drama yang menyampaikan sebuah ketegangan, empati, duka dan getaran hati pada para pemirsanya. “Saya akan bekerja keras untuk menyampaikan ketegangan yang sangat seru itu. mohon nantikan itu, ya,” tukasnya.

Selain Rain, ada sederet aktor dan aktris yang juga terlibat dalam drama Sketch. Mereka sebut saja, Lee Dong Gun dan juga Lee Sun Bin. Drama ini juga mendapuk Jang Tae Joon, Lim Hwa Young, dan Kang Shin II. Im Tae Woo di dalam film ini duduk di bangku sutradara sementara skripnya ditulis oleh Kang Hyung Sung.

Untuk anda yang telah menantikan drama Sketch ini, drama ini pasalnya baru akan dimulai 2 minggu lagi, yakni pada tanggal 25 Mei 2018 mendatang tepatnya pada jam 23.00 waktu Korea Selatan.

Proses Pembacaan Naskah

Pada April 2018 yang lalu, drama Sketch ini sudah memasuki proses pembacaan naskah. Dilansir dari Grid.ID. para pemain drama ini termasuk Rain, dan juga tim produksi berkumpul bersama di Kantor JTBC untuk melakukan pembacaan naskah.

Tak hanya itu, di dalam pertemuan tersebut, juga jadi ajang perkenalan dan juga pembentukan chemistry.

Memang masih tayang 2 minggu lagi, namun para penggemar nampaknya sudah tidak sabar menyaksikannya. Jadi, untuk anda penggemar Rain sejak ia membintangi Full House, sampai ia menjadi makin terkenal, jangan lupa saksikan drama Sketch!