Pastor di Polandia Membakar Buku Harry Potter Karena Dianggap Mengandung Sihir

Harry Potter merupakan salah satu novel fiksi fantasi terlaris dalam sejarah dunia perbukuan.Hal ini terbukti dengan terjualnya lebih dari 500 juta eksemplar buku di seluruh dunia.Buku yang mempunyai tujuh jilid ini menceritakan mengenai pengalaman dunia sihir tokoh-tokoh di dalamnya.Meskipun demikian, ternyata terdapat unggahan dari sebuah media sosial yang memperlihatkan buku Harry Potter ini dibakar oleh sekelompok pastor di Polandia karena dianggap mempunyai kekuatan sihir di dalamnya.

Pembakaran Dilakukan Oleh Kalangan SMS From Heaven Foundation

Berita mengenai pembakaran buku-buku novel fantasi Harry Potter ini didapatkan dari unggahan media sosial Facebook yayasan penginjilan Katolik di Polandia. Yayasan SMS From Heaven Foundation ini mengunggah foto-foto mengenai pembakaran beberapa benda-benda yang mengandung sihir di dalamnya. Dalam unggahan tersebut terlihat di antara berbagai benda yang akan diikutsertakan dalam ritual pembakaran yaitu novel Harry Potter yang merupakan karangan J.K. Rowling.

Foto dalam unggahan tersebut juga memperlihatkan mengenai tiga pastor yang berasal dari Kota Koszalin Utara sedang membawa keranjang besar yang berisikan buku-buku yang akan dibakar. Berbagai benda yang akan dibakar tersebut dibakar di pekarangan gereja dengan melakukan ritual pemanjatan doa judi casino online terpercaya pada saat pembakarannya.

Selain itu, dalam pembakaran tersebut, juga terlihat beberapa sekelompok kecil orang yang menonton dan ikut memberikan panjatan doa. Dikutip dari The Guardian pada Selasa (2/4), dalam berbagai benda yang dibakar terdapat topeng, berbagai pernak-pernik dan paying yang bermotifkan Hello Kitty.Sehingga dalam pembakaran tersebut terlihat beberapa benda lainnya, yang termasuk diantaranya buku-buku yang dianggap mengandung sihir di dalamnya.

Pengunggahan foto yang memperlihatkan pembakaran mengenai buku-buku tersebut dilakukan di halaman Facebook milik Yayasan SMS yang bernama Fundacja SMS Z NIEBA yang mempunyai pengikut sebanyak 22 ribu. Dalam pengunggahannya, foto-foto tersebut disertai dengan emoji yang berapi-api dan disertai dengan kutipan yang berasal dari kitab Perjanjian Lama yang mengutuk sihir dan menyembah berhala.

Mengajarkan Ilmu Sihir Yang Tidak Patut Dicontoh

Pembakaran buku yang dilakukan oleh Gereja Katolik di Polandia ini didasarkan pada kepercayaan akan adanya kekuatan sihir di dalam buku yang dibakar tersebut. Menurut para pastor gereja katolik di Polandia tersebut, buku novel fantasi Harry Potter merupakan salah satu buku yang dikategorikan sebagai buku yang mempunyai kekuatan sihir di dalamnya. Sehingga dengan demikian perlu adanya pembakaran terhadap buku tersebut, agar tidak menyesatkan orang yang membacanya.

Selain itu, gereja Katolik yang mempunyai kekuatan kuat dalam hal konservatisme masyarakat Polandia juga menyatakan bahwa kumpulan seri buku fantasi Harry Potter berasal dari roh-roh jahat di dalamnya.Sehingga buku ini menimbulkan kemarahan di pihak fanatik agama karena dapat menyesatkan anak-anak.Hal tersebut didasarkan dari pernyataan para fanatik agama yang menyebutkan bahwa seri Harry Potter merupakan buku yang diinspirasi dari kekuatan-kekuatan jahat seperti sihir.

Dilakukan di Kota Gdanks

Pembakaran beberapa benda dan atribut yang dinyatakan mempunyai kekuatan jahat seperti sihir di dalamnya ini dilakukan di Kota Gdanks. Dalam unggahan yayasan penginjilan Katolik tersebut diungkapkan bahwa pembakaran dilakukan setelah sebelumnya melalui ritual yang dilakukan di dalam sebuah gereja katolik di kota tersebut. Selain itu, pembakaran tersebut dilakukan di halaman gereja dengan beberapa warga dan pengikut gereja yang ikut menyaksikan sekaligus memanjatkan doa. Di mana dalam beberapa kalangan katolik di Polandia mempercayai bahwa buku seri karangan J.K. Rowling tersebut mempunyai kekuatan sihir di dalamnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *