Performa Juventus dinilai Belum Meyakinkan Musim Ini

Pelatih Juventus, Maurizio Sarri menilai bahwa timnya belum tampil meyakinkan di ajang Liga Italia musim ini. Hal ini menurutnya karena masih banyak melakukan kesalahan. Untuk sementara, klub yang dijuluki Si Nyonya Tuan ini menempati posisi kedua klasemen Liga Italia di bawah Inter Milan. Kedua ti mini sama-sama mengoleksi 42 poin dari 17 buah pertandingan. Akan tetapi, Inter Milan unggul dengan selisih gol atas Juventus.

Juventus dinilai Belum Meyakinkan

Selain dinilai labil di Liga Italia, Juventus juga gagal meraih Piala Super Italia setelah mereka kalah dari Lazio dengan skor 1-3 di akhir Desember kemarin toto hk. Menjelang laga pekan ke-18 ajang Liga Italia melawan Cagliari di Stadion Allianz, hari Senin (6/10) ini, Maurizio Sarri menginginkan timnya untuk fokus pada diri mereka sendiri sebelum menganalisis apa kekuatan lawan.

“Dalam latihan kami bekerja tentang kesalahan yang banyak kami lakukan baru-baru ini. Jadi, sebelum mencoba mencari cara untuk menetralkan Cagliari, kami lebih berkonsentrasi pada cara meningkatkan diri sendiri,” ungkap Sarri dilansir dari CNN Indonesia.

Menurut Sarri, kesalahan yang dilakukan pemain-pemainnya tak Cuma pada masalah teknis saja melain juga mental. Dan mental, meskipun tidak terlihat, malah menjadi bagian yang amat sangat penting. Hal itu juga lah yang sering membuat Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan setimnya tak sesuai harapan. “Kami keluar dari permainan karena memiliki banyak sekali keaslahan mental, itu belum termasuk masalah taktis. Pertahanan melakukan kesalahan saat kebobolan namun saya pikir mereka tak terlindungi dengan baik oleh lini tengah,” ungkap Sarri.

Juventus pasalnya harus menerima kenyataan pahit karena kalah dari Lazio dengan skor 1-3 di laga Liga Italia musim ini di pekan pertama Desember. Sementara itu, tiga hasil imbang yang lainnya saat ditahan oleh Sassulo dengan skor 2-2, kemudian oleh Lecce dengan skor 1-1 dan terakhir dengan Fiorentina dengan skor 0-0.

Ronaldo dianggap Salah Posisi di Juventus

Kekalahan dan juga kebobrokan Juventus ini dilirik juga oleh mantan pelatih Real Madrid, dan juga timnas Inggris, Fabio Capello. Ia menilai bahwa produktivitas gol Ronaldo yang kian menurun apabila dibandingkan dengan saat bersama dengan Real Madrid ini dikarenakan posisinya yang salah di Juventus.

Menurutnya, dengan usia yang tak lagi muda, pelatih Juventus harusnya memainkan Ronaldo sebagai penyerang tengah. Namun yang kita ketahui sekarang ini, Ronaldo dijadikan sebagai penyerang sayap. Fisik Ronaldo semakin tua dan menurut juga. Sehingga hal itu dianggap tidak cocok untuk bermain di sector sayap yang mana membutuhkan banyak tenaga dalam berlari. Hal ini kelihatannya sepele, namun menurut Capello, ini sangat berpengaruh.

“Dia memang tidak lagi memiliki kecepatan berlari dan dribbling seperti masa lalu. Maka ia harus bermain di dalam kotak (penalty) seperti yang disebut di Inggris,” ungkapnya dikutip dari CNN Indonesia.

Dengan keadaaan ini, diisukan Juventus siap menggelontorkan dana besar untuk melepas satu pemain dan memboyong lagi Paul Pogba dari klub Manchester United di bursa transfer Januari 2020. Dilansir dari CNN Indonesia lagi, hubungan Pogba dengan pihak Manchester United sekarang ini tengah renggang. Dan kondisi itu lah yang coba dimanfaatkan oleh Juventus. Apalagi dengan kondisi tim yang tengah rapuh ini.

Mereka disinyalir akan menawarkan Adrien Rabiot ditambah dengan dana 85 juta Poundsterling atau setara dengan Rp. 1,5 Triliun.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *